Disinggung Nasdem Masalah Lutfi Disetrum, Kapolri: Bila Dapat Dibuktikan Harus Diolah

Anggota Komisi III Fraksi Partai NasDem Taufik Basari menyentuh Kapolri Jenderal Idham Azis berkaitan pernyataan Lutfi Alfiandi alias Dede ‘Pembawa Bendera’ disetrum polisi. Taufik minta Idham menginvestigasi info itu.  “Waktu lalu kita sempat dengar pernyataan dari salah seorang terdakwa, dalam masalah demo waktu lalu, di pengadilan yakni atas nama Lutfi, diakuinya alami penyiksaan saat dalam proses kontrol,” kata Taufik di ruangan rapat komisi III, Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).

“Saya dengar Kapolri sudah bentuk team Propam, saya minta apa saja penemuannya minta dibuka dengan luas. Bila juga ada insiden judi online tanpa usaha untuk jagalah pelaku bila ada, kita harus tegas sebab kita telah meratifikasi konvensi melawan penyiksaan itu,” lanjut Taufik. Menyikapi itu, Idham menjelaskan faksinya telah membuat team untuk menginvestigasi masalah Lutfi. Bila memang dapat dibuktikan, ia pastikan anggota yang berkaitan harus diolah.

“Saya telah bentuk team untuk Lutfi itu. Kebetulan saat itu saya yang pimpin proses, saya masih Kabareskrim serta saya telah berikan pada team. Buat saya, yang namanya ada insiden semacam itu, jika memang dapat dibuktikan, anggota harus diolah,” tuturnya. dham ingin proses hukum berjalan dengan adil buat polisi atau Lutfi. “Saya juga mengemukakan pada Lutfi serta pengacaranya, jika nanti itu tidak benar, itu ada resiko hukum, hingga kita fair-fair saja. Jika kelak hasil pemeriksaannya memang ia melanggar anggotanya kelak kita proses. Jika tidak, pasti kita akan merehabilitasi,” tuturnya.

Baca juga : 11 Juta Orang Wuhan Hadapi Karantina waktu Ketakutan Virus Menebar

Awalnya dalam sidang, Lutfi akui diminta polisi mengaku tindakan melempar batu ke aparat kepolisian. Tidak hanya dipukul, Lutfi akui disetrum oleh polisi supaya mengaku tindakannya itu. Hal itu dikatakan Lutfi dalam persidangan pada Senin (20/1) lantas di PN Jakarta Pusat. Lutfi mengemukakan hal itu dalam sidang dengan jadwal kontrol terdakwa. “Iya dipukul serta disetrum serta itu sama juga dengan tahanan lain,” kata pengacara Lutfi, Sutra Dewi, pada wartawan, Selasa (21/1