RUU KUHP: Aktor Makar Bunuh Presiden Diancam Hukuman Mati

KUHP produk anak bangsa kembali dipending atas tekanan https://www.resulttogelindonesia.net mahasiswa. Dalam RUU KUHP itu, beberapa masalah baru ada, tetapi ada pula yang masih dipertahankan. Satu diantara yang dipertahankan ialah Masalah Makar. “Makar ialah kemauan untuk lakukan satu tindakan yang sudah diwu­judkan adanya permulaan penerapan tindakan itu,” demikian bunyi Masalah 167 RUU KUHP versus 15 September 2019 seperti diambil detikcom, Rabu (25/9/2019).

Lalu apa yang terhitung delik makar?

Makar Pada Presiden Serta Wakil presiden

Dalam delik ini, makar diperuntukkan untuk membunuh Presiden atau Wakil presiden. Termasuk untuk bikin Presiden/Wakil presiden supaya tidak dapat jalankan pemerintahan. Apa hukumannya? Optimal pidana mati. Tersebut bunyi Masalah 191:

Baca juga : PEGAWAI LAPAS TOLI-TOLI PAKAI SABU PUNYA TAHANAN

Tiap Orang yang lakukan Makar bermaksud membunuh atau merebut kemerdekaan Presiden atau Wakil Presiden atau jadikan Presiden atau Wakil Presiden tidak dapat jalankan pemerintahan dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun.
Simak juga: Polisi Sita 25 Buku Jihad di Rumah Pepi